Bangun jalan setapak, DBKL memesan kontraktor
Metro

Bangun jalan setapak, DBKL memesan kontraktor

Balai Kota KUALA Lumpur (DBKL) telah memerintahkan kontraktor Razak City Residences untuk membangun jalur pejalan kaki untuk mendapatkan akses ke jembatan layang di Sungai Besi Expressway (SBE).

Direktur Eksekutif (Perencanaan) DBKL Datuk Sulaiman Mohamed mengatakan hal itu bisa dilakukan dengan mengalihkan penimbunan yang ada ke jalan cadangan Jalan 4/108a.

“Kontraktor telah menyetujui sebagian lokasi proyek diubah menjadi jalur pejalan kaki.

“Ini akan membuat jalan setapak selebar 1,5 m sehingga pejalan kaki dapat mengakses halte bus di kedua sisi jembatan layang serta stasiun LRT Salak Selatan di sepanjang Jalan 4/108a.

“Jalan baru ini, diharapkan selesai dalam dua minggu, juga mengarah ke tangga jembatan layang,” katanya.

Pada 22 November, StarMetro melaporkan bahwa pejalan kaki, sebagian besar warga 1Razak Mansion, harus menggunakan jalur sepeda motor untuk mencapai jembatan layang.

Warga mengatakan mereka khawatir akan keselamatan mereka karena mereka menggunakan fasilitas yang diperuntukkan bagi pengendara sepeda motor.

Mereka terpaksa menggunakan jalur sepeda motor karena jalur pejalan kaki sepanjang 500m menuju tangga jembatan ditutup untuk memfasilitasi pembangunan sekolah.

Sulaiman menjelaskan, jembatan layang itu melayani pejalan kaki dan sepeda motor yang ingin menyeberang ke sisi lain SBE.

“Namun, ada akses khusus ke jembatan layang untuk pejalan kaki dan sepeda motor.

“Pejalan kaki harus menggunakan tangga dan pengendara sepeda motor menggunakan ramp.

“Rambu-rambu juga dipasang di jembatan atas untuk pejalan kaki dan pengendara sepeda motor untuk memandu mereka,” katanya.

StarMetro melaporkan bahwa warga juga memprotes penutupan jalur pejalan kaki pada 2019.

Kemudian Wali Kota Kuala Lumpur Datuk Nor Hisham Ahmad Dahlan menginstruksikan agar jalan akses baru menuju halte bus jalan utama dan stasiun LRT dibangun.

Sulaiman menjelaskan, pengaduan tersebut melibatkan jalan yang berbeda.

“Sebelumnya, tangga menuju jembatan layang menghadap ke jalan tempat sekolah dibangun.

“Namun, ada beberapa perubahan pada tangga yang sekarang menghadap Razak City Residences dan jalan juga ditutup,” katanya.

Secara terpisah, DBKL juga telah meminta pengembang Razak City Residences untuk membersihkan tumpukan sampah yang tertinggal di Jalan 4/108a.

StarMetro melaporkan bahwa warga yang frustrasi telah mengambil tindakan sendiri untuk membersihkan sampah.

“Pengembang baru mengajukan permohonan serah terima jalan ke DBKL pada 19 November lalu.

“Sebelum serah terima, kebersihan jalan menjadi tanggung jawab pengembang,” kata Sulaiman.


Posted By : togel hongkonģ malam ini